My username is lamenesspersonified (I made it when I was 15, so bear with, haha) and if anyone wants to friend me Iapos;d love to be friends.Iapos;ve been sort of an on and off again neopets player so I havenapos;t really amassed any great fortunes, or the ones I have, I tend to have just frittered away on painting pets that I later put in the pound.But!
See full article here (link)
Additional studies are needed to identify mechanisms is responsible for the changes in NK cells in recurrent pregnancy loss.1,2 Key Words: endocrine, recurrent pregnancy loss Symposium Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) III-HIFERI 24-27 Januari 2007 Yogyakarta ii PERAN HORMON ENDOKRIN PADA KEGAGALAN KEHAMILAN BERULANG 1 ABSTRAK Peran endokrin sebagai penyebab kegagalan kehamilan berulang (KKB), masih kontroversi, dalam debat yang belum terselesaikan. Meskipun diduga banyak penyebab kejadian KKB, namun hanya sebagian kecil saja yang dapat dijelaskan patogenesisnya, itulah sebabnya mengapa terapi jauh dari emperis serta EBM.3,4 Meskipun faktor endokrin berpengaruh pada kejadian infertilitas namun perannya pada kegagalan kehamilan berulang (KKB) hanya sedikit diketahui. Kelainan hormon lain yang diduga ada kaitannya dengan KKB, walaupun tidak ada kejelasan faktor endokrin mana yang sangat berperan pada kejadian tersebut belum jelas benar hubungannya diduga peran hormon endokrin dengan kejadian KKB merupakan suatu hubungan sebab akibat. Hormon yang diperkirakan berpotensi menjadi penyebab KKB adalah hormon metabolisme pada diabetes mellitus, penyakit tiroid dan kelainan fase luteal.5,6 Faktor-faktor terjadinya KKB adalah: 1. Sebagai misal, faktor usia di atas 35 tahun, terjadi peningkatan abortus, apabila dikaitkan dengan hormon reproduksi, hormon seks steroid, pada usia tersebut, kadar hormon khususnya estradiol mulai menurun, namun Symposium Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) III-HIFERI 24-27 Januari 2007 Yogyakarta 2 penurunan kadar ini bukan semata-mata penyebab KKB, karena banyak penurunan hormon di atas 35 tahun, bahkan 40 tahun ke atas mampu melahirkan bayi yang aterm, tidak terjadi KKB. Di samping itu KKB dapat terjadi karena faktor yang belum/tidak diketahui (unexplaned factors), pada mana meski telah dilakukan pemeriksaan yang cermat, namun tidak ditemukan kelainan. Nampaknya dugaan dari peran endokrin pada kehamilan, berawal dari khasiat hormon endokrin tersebut pada proses kehamilan, sehingga diduga bahwa KKB dapat terjadi karena kurang atau tidak berfungsinya hormon endokrin tersebut secara adekuat. Faktor endokrin pada terjadinya KKB: Mengenai faktor endokrin pada kejadian KKB banyak diperdebatkan antara lain kaitannya dengan diabetes melitus, endometrium, PCO, defek fase luteal, serta berperan langsung terutama hormon estrogen dan progesteron. Diabetes melitus Pada diabetes melitus tidak ada bukti bahwa intoleransi hidrat arang memegang peran pada kejadian KKB. Pada keadaan diabetes yang bergantung pada insulin dan tidak terkontrol dengan adekuat menyebabkan peningkatan KKB 2 – Untuk penderita yang mengalami KKB pada trimester II dan III dengan sebab yang tidak dapat diterangkan pemeriksaan toleransi hidrat arang perlu dilakukan. Melalui teknik radioimunologi untuk mengukur kadar tiroid terbukti bahwa tidak ditemukan data yang bermakna pada sebagian besar wanita hamil yang mengalami kegagalan kehamilan. Antitiroid antibodi diperkirakan menjadi faktor pada kejadian KKB pada wanita yang mempunyai riwayat pernah mengalami kegagalan kehamilan. Penelitian lain memperlihatkan bahwa antitiroid antibodi sering meningkat pada KKB dibandingkan dengan antibodi lain dari organ yang tidak spesifik. Penilaian fungsi tiroid walaupun relatif tidak mahal namun arti klinik tidak begitu bermakna.7,8 Defek fase luteal Penyebab hormon pada kejadian KKB pada umumnya dihubungkan dengan defek fase luteal yang disebabkan efek in adekuat progesteron terhadap endometrium Symposium Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) III-HIFERI 24-27 Januari 2007 Yogyakarta 3 uterus, meskipun masih banyak pertanyaan di sekitar kejadian defek fase luteal ini. Kadar progesteron nampaknya berperan pada implantasi dan perkembangan kehamilan yang normal, namun kadar progesteron juga berperan pada kejadian infertilitas dan KKB. Pada defek fase luteal adanya kista korpus luteum yang menghasilkan progesteron, dirangsang oleh LH pada hari ke 11 – Tidak akuatnya fungsi plasenta memproduksi progesteron hal mungkin disebabkan oleh kecil massa plasenta atau kelainan biosintesis pada produksi plasenta progesteron dalam tubuh.12,13,14 Kenyataan lain adalah inadekuat fase luteal diduga berhubungan dengan KKB namun demikian pengobatan dengan progesteron atau metaboliknya gagal memperlihatkan hasil yang bermakna pada pengobatan KKB. Dari data tersebut dapat diasumsikan bahwa progesteron mempunyai peran terhadap suatu keberhasilan kehamilan.9,10,11 Sistem endokrin dan imun berinteraksi pada proses implantasi dan mempertahankan kehamilan, peran endometrium sangat penting khususnya dibawah pengaruh sek steroid yang meningkatkan secara bermakna komponen limposit yaitu uterin natural killer (UNK) pada awal kehamilan. Gubbay et al., 2002 (92) Symposium Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) III-HIFERI 24-27 Januari 2007 Yogyakarta 5 Peran hormon pada sel NK nampak pada gambar di bawah ini: Sumber: Doisoce, Giodeco, NK cells in pregnancy Dalam kehamilan, protesteron menyebabkan menurunnya jumlah sek NK, melalui aksi langsung promotor Th2 sitoksin dan produksi PIBF oleh sel T. bahwa penyakit endokrin yang subklinis tidak berhubungan dengan kejadian KKB, namun pada penyakit tiroid atau diabetes melitus yang tidak terkendali dapat meningkatkan risiko KKB, sehingga pemeriksaan rutin penapisan untuk TSH, PRL dan DM tidak mutlak perlu. peningkatkan kadar LH pada PCOS, pada KB, memberi hasil yang sama dengan yang tanpa suplementasi LH. PCOS, tidak memprediksi peningkatan risiko pada kehamilan yang akan datang, pada pasien yang telah mengalami KKB. peran estrogen pada KKB, tidak jelas, meskipun estrogen memiliki peran yang cukup berarti dalam vaskularisasi khususnya pada arteri uterina yang penting dalam tumbuh kembang kehamilan Rangkuman Peran dari faktor endokrin sebagai penyebab kejadian KKB masih kontroversi diabetes dan penyakit tiroid tidak memperlihatkan hubungan yang nyata sebagai faktor KKB.
See full article here (link)
Thanks (Patrick, Daryl, Gusti, BenKoh, BennyOh, Benedict, Buk, Cavan, CJ, Marcus, Douglas, Kevin, Garrick, Nick, Felix, Angel, ShiHui, Alvin, Maine, Darren, Jarryd) for the calls/messages/MSN messages as well, they were sweet and its nice to know there are people who actually bother.
See full article here (link)
Monday, June 30, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment